Pages

Showing posts with label mengemudi mobil. Show all posts
Showing posts with label mengemudi mobil. Show all posts

Monday, September 26, 2016

Mengenal pengereman dan akselerasi yang tidak mulus

Banyak yang bertanya, apa sih pengereman dan akselerasi yang tidak mulus itu? berikut penjabarannya ya..


Apa itu pengereman yang tidak mulus?

Pengereman yang tidak mulus adalah penggunaan ekstrim atau mengerem secara tiba-tiba, dibeberapa situasi pengereman secara tiba-tiba adalah cara teraman untuk menghindari kecelakaan tetapi pengereman seperti ini secara terus menerus dapat menghabiskan rem lebih cepat dari kondisi normal, menyebabkan penumpang merasa tidak nyaman, dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Kita dapat menghindari pengereman ini dengan cara menjaga jarak dengan kendaraan di depan kita saat berlalu lintas, melihat kedepan untuk mengantisipasi pemberhentian, Perlahan-lahan mengurangi kecepatan saat lampu kuning. Secara umum, menghindari gangguan saat mengemudi adalah hal yang penting.

Apa itu akselerasi yang tidak mulus?


Akselerasi yang tidak mulus terjadi saat anda mempercepat laju setelah berhenti dengan terlalu cepat. Akselerasi yang tidak mulus secara terus menerus dapat menghabiskan bensin dengan lebih cepat dan memberikan pengalaman yang tidak menyenangkan bagi penumpang. Kita dapat menghindari akselerasi yang tidak mulus dengan secara perlahan mempercepat laju kendaraan setelah lampu hijau dan menghindari berbelok ke kiri dengan tiba-tiba berbalik melawan arus lalu lintas.

Wednesday, August 17, 2016

Nyalip Sopan dan Aman




Dalam  berkendara, kita semua pasti pernah mengalami dua kejadian yang tidak bisa dihindari, yakni didahului dan mendahului kendaraan lain. Pada kesempatan ini, kami akan berbagi tips bagaimana mendahului kendaraan lain dengan aman, dan tentunya tetap memakai tata krama.

  1. Hal pertama yang harus pahami adalah mendahului kendaraan lain bukanlah ajang gaya-gayaan alias ugal-ugalan di jalan raya. Mendahului kendaraan lain dapat terjadi karena memang kendaraan lain melaju lebih rendah ketimbang kita (ingat ada batas minimum dan maksimum kecepatan). Bila kondisinya pengendara di depan kita berada pada batas minimum kecepatan kendaraan dan kita ada pada batas maksimum, otomatis kita akan mendahului kendaraan di depan kita.
  2. Pastikan jaga jarak dengan kendaraan yang ada di depan kita. Karena bila jarak kita terlalu dekat dengan kendaraan di depan, dan tiba-tiba kendaraan tersebut melakukan pengereman mendadak, maka sangat rawan terjadi tabrakan beruntun.
  3. Perhatikan rambu-rambu lalu-lintas, apakah diperbolehkan untuk mendahului dan apakah memungkinkan untuk mendahului. Biasanya akan ada rambu-rambu dilarang mendahului pada jalanan menanjak, menurun, tikungan, dan jembatan. Pokoknya perhatikan rambu lalu-lintas. Selain itu jangan lupa perhatikan marka jalan. Marka jalan yang lurus dan tidak terpotong (tidak putus-putus) menandakan tidak boleh mendahului kendaraan lain di jalur tersebut.
  4. Bila rambu lalu-lintas yang kita perhatikan aman (boleh mendahului, jalan tidak menyempit, tidak ada orang menyeberang, jalan tidak licin, dsb) maka mari kita siapkan diri dan kendaraan kita untuk bersiap mendahului.
  5. Perhatikan tanda atau isyarat yang diberikan kendaraan yang akan kita dahului. Apakah dia memberikan sen kiri, sen kanan, atau bahkan mengerem. Bila itu kendaraan besar, seperti truk, coba perhatikan juga apakah itu truk gandeng.
  6. Pastikan juga pandangan kita tidak terhalang, artinya arah depan terbuka lebar. Perhatikan juga kendaraan yang datang dari arah berlawanan bila itu bukan jalur satu arah.
  7. Selanjutnya, kita juga harus memperhatikan kendaraan yang datang dari belakang. Oleh karenanya perhatikan spion kanan kita. Bisa saja tiba-tiba kendaraan yang ada di belakang mencoba untuk mendahului kita.
  8. Kita juga sebaiknya memberikan tanda kepada mobil yang ada di depan bahwa kita akan mendahuluinya. Diwajibkan kita menggunakan sen kanan dan mendahului kendaran lain dari sebelah kanan. Tanda juga dapat berupa klakson (jangan banyak-banyak, sekali tekan saja). Bisa juga tanda dalam bentuk memberikan lampu dim. Tapi kalian mesti hati-hati dalam memberikan klakson dan lampu dim. Karena bila tidak, kalian akan dicap kurang ajar alias brengsek. Kita pasti pernah berkendara kemudian kita diklakson berkali-kali dan diberikan lampu dim sampai kita silau. Padahal kita berkendara sesuai dengan kecepatan maksimum. Namun kendaraan dibelakang kita entah pengen pipis atau melahirkan mereka memacu mobilnya melebih batas kecepatan maksimum. Klakson dan lampu dim ini kerap memicu perselisihan antar pengendara.
  9. Ketika hendak mendahului kendaraan lain, kita juga harus memastikan apakah mobil kita mampu untuk dipacu melampaui kecepatan mobil yang ada di depan. Karena bila tidak itu justru berbahaya.
  10. Bila kita tidak memiliki ancang-ancang yang cukup, gunakan gigi rendah agar kita dapat mencapai torsi maksimum dari kendaraan kita. Artinya turunkan kecepatan ke gigi lebih rendah agar tenaga mesin menjadi lebih besar.
  11. Setelah kita berhasil mendahului kendaraan lain jangan buru-buru pindah lajur. Pastikan kita memiliki ruang untuk berpindah lajur dari lajur kanan ke lajur kiri. Caranya perhatikan spion kiri kita.
  12. Kita harus legowo juga bila didahului kendaraan lain. Sebaiknya memberikan ruang yang cukup dan kurangi kecepatan bila ada kendaraan lain hendak mendahului kita.

Demikianlan beberapa tips dari kami bila akan mendahului kendaraan lain di jalan. Semoga bermanfaat dan tetap utamakan keselamatan, kenyamanan, dan toleransi dalam berkendara.

Saturday, October 24, 2015

Supaya Cat Mobil Tetap Mengkilat

Blogger sekalian pasti sangat menyayangi mobil barunya waktu pertama kali datang hingga beberapa bulan kemudian. Dari mulai rajin dicuci, ditaruh tempat yang teduh, pokoknya dielus-elus, kalau bisa dibawa ke kamar pasti blogger sekalian akan membawanya masuk dan dikelonin.

Sumber Gambar: tribunnews.com

Seiring berjalannya waktu, kalian pasti sudah mulai malas. Cuci mobil sudah mulai jarang, selepas kehujanan dibiarkan saja tidak di lap, mobil juga diparkir sembarangan. Akhirnya, cat mobil nampak kusam dan penampilan mobil tidak menggoda lagi.

Berkaca pada itu semua, ada baiknya kalian tetap konsisten untuk tetap merawat cat mobil, agar warnanya dapat dipertahankan lebih lama. Karena selain akan membuat penggunanya percaya diri, ketika dijual harga juga akan lebih baik dibandingkan mobil yang kusam.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kalian praktikkan agar mobil tetap kinclong:
  1. Mencuci mobil: Cucilah mobil secara rutin. Bila mobil anda sering berdebu maka segeralah cuci dan bila terkena hujan maka segera bersihkan dan lap sampai kering. Perlu diingat, ketika mencuci mobil gunakanlah shampo khusus mobil, jangan pakai shampo rambut apalagi sabun colek untuk cucui baju. Jangan biarkan ada kotoran yang menempel dalam waktu lama di mobil anda, seperti kotoran hewan.
  2. Hindari sinar matahari langsung: Hal ini penting dilakukan agar cat tidak cepat pudar. Bayangkan anda dijemur berjam-jam di tengah terik matahari pasti akan gosong. Hal ini sama dengan mobil anda. Untuk itu carilah parkiran yang teduh, misal di bawah kanopi, basement, di bawah pohon rindang. Tapi jangan sekali-kali bila musim hujan datang anda memarkirkan mobil di bawah pohon, karena bisa tertimpa pohon tumbang. Terkait dengan pohon ini anda juga harus perhatikan, jangan sampai  parkir di bawah pohon yang memiliki getah seperti nangka, mangga, dan sebagainya. Karena bila itu menempel dimobil akan merusak cat.
  3. Jangan terlalu sering menggunakan wax apalagi car polish atau compound karena bisa mengikis cat mobil. Bila ingin melindungi mobil agar tampak kinclong gunakan wax tapi jangan terlalu sering, misal sebulan sekali saja. Karena bila keseringan justru akan merusak cat mobil.
  4. Bila mobil anda diserempet motor atau diserempet becak, bahkan disenggol truk. Segeralah untuk memberikan perawatan dengan mengecat kembali. Pastikan ditempat yang berkualitas dan harga yang terjangkau (bila anda tipikal orang yang sangat peduli harga) dan pastinya gunakan cat yang bermutu jangan pakai cat tembok ya. Tapi sekali lagi, harga biasanya berbanding lurus dengan kualitas sesuai peribahasa "ada harga ada rupa".
  5. Mengemudilah dengan hati-hati, agar tidak menabrak, menyenggol, dan disenggol. Sehingga cat mobil anda tidak akan bermasalah dan tidak perlu sering-sering mencat ulang. Apalagi bila catnya hanya sebagian saja, maka rawan tidak senada warna catnya.
Demikianlah tips dari kami, singkatnya sayangilah mobil kalian, dan ada catatan pula bahwa perlakuan anda kepada mobil akan menunjukkan seberapa setiakah anda pada pasangan. Tidak percaya? Coba untuk perempuan, perhatikan mobil dan pasangan anda.

Thursday, October 22, 2015

Belajar Mengemudi Manual Dijalan Tanjakan






Salah satu hal yang paling ditakuti oleh pemula adalah belajar mengemudi di tanjakan dengan mobil manual, sehingga yang akan muncul adalah perasan tegang, telapak tangan basah atau bahkan berpikir akan terjadi sesuatu yang negatif. Ya memang mengendarai mobil dengan transmisi manual di tanjakan tidak semudah mobil matik, karena itu beberapa pemula yang enggan bersusah payah belajar mengemudi dikondisi seperti ini lebih memilih mobil matik yang jauh lebih mudah tentu dengan alasan lain yaitu kepraktisan. Bagaimana tidak susah, ketika kita belum fasih memainkan ketiga pedal kita di tuntut harus mengoperasikannya dengan cepat jika tidak maka mobil akan lebih dahulu mundur dari pada maju ke depan.

Mobil manual memiliki beberapa keunggulan dibandingkan mobil matik, termasuk ketika mobil berhenti di tanjakan. Mobil manual lebih cepat melaju di kondisi tanjakan curam, belum lagi ketika akan menyalip di jalan raya jenis mobil ini lebih sigap, dan tentu konsumsi bahan bakarnya lebih hemat. Karena itu tidak salah jika anda tetap belajar tanjakan menggunakan mobil manual. Ada caranya yang dapat mempermudah anda dalam belajar mengemudi ketika kondisi mobil berhenti di tanjakan. Yang perlu anda perhatikan dan faktor yang sangat penting dalam kondisi mobil berhenti di tanjakan adalah jangan panik. Itu faktor utama, ketika anda panik, hafalan anda tentang harus menekan pedal gas dan melepas pedal kopling akan buyar, maka yang mungkin akan terjadi adalah mesin hanya meraung kencang dan mobil justru mundur karena anda tidak melepas pedal kopling karena kondisi psikologis anda tegang. Untuk jalan kembali dalam kondisi mobil berhenti ditanjakan ada dua pilihan cara, yaitu menggunakan rem kaki atau menggunakan rem tangan. Kita akan bahas satu persatu teknik tersebut beserta keunggulan dan kelemahannya. Namun sebelumnya kitaakan memberi bocoran singkat dan tips yang memudahkan, bahwa untuk pemula akan lebih mudah jika menggunakan rem tangan.


Belajar Mengemudi di Tanjakan Dengan Rem Kaki
Urutan ketika menggunakan rem kaki untuk menghadapi kondisi ini adalah:
  1. Kaki kanan injak rem kaki, kaki kiri injak pedal kopling hingga dalam. Pastikan posisi presneling masuk ke gigi 1.
  2. Pindahkan kaki kanan ke pedal gas dengan cepat. Kaki kiri lepas kopling perlahan.
Tips penting: Anda tidak perlu khawatir hingga menginjak pedal gas dalam-dalam, tanamkan dalam pikiran bawah sadar anda bahwa menginjak pedal gas sedikit saja sudah cukup.
Kemudian tips penting lainya adalah perhatikan pedal kopling. Masing-masing mobil memiliki setelan kopling yang berbeda, ada mobil manual yang baru bisa berjalan setelah kopling dilepas 1/2 injakan, ada yang sudah bisa bergerak maju jika injakan pedal kopling sudah dilepas 1/4-nya saja. Nah kalau anda sudah hafal seberapa dalam ketinggian pedal kopling ketika dilepas mobil akan berjalan, ingat terus hal itu.
Sehingga ketika kaki kanan sudah melepas pedal rem maka kaki kiri segera mengurangi injakan pedal kopling hingga posisi injakan yang anda hafal tadi, diikuti kaki kanan menambah injakan pedal gas sedikit demi sedikit. Sekali lagi tanamkan pada ingatan anda menginjak pedal gas sedikit demi sedikit, tidak perlu panik.

Mobil Berhenti di Tanjakan Gunakan Gigi Satu
Yang sering terjadi ketika anda lupa atau panikadalah dalam waktu yang sedemikian singkat anda bingung kenapa mobil tidak berjalan maka ditambahlah injakan pedal gas hingga dalam padahal anda lupa melepas kopling, dan ketika anda ingat lalu melepas pedal kopling yang terjadi adalah mobil akan loncat karena gas terlalu besar. Jadi selalu ingat, di awal gas tekan sedikit demi sedikit sambil posisi kopling dilepas hingga mobil dapat bergerak.
Kekurangan menggunakan rem kaki ini adalah waktu respon memindahkan kaki di pedal harus cepat, jika tidak maka mobil akan segera mundur.



Belajar Mobil di Tanjakan Menggunakan Rem Tangan
Cara alternatif lainnya lebih mudah bagi pengemudi pemula yang belajar mobil di tanjakan adalah menggunakan rem tangan sebagai pengganti rem kaki di tanjakan. Urutannya ketika menggunakan teknik ini adalah:
  1. Kaki kanan stand-by di pedal gas, kaki kiri menginjak pedal kopling secara penuh.
  2. Posisi presneling masuk gigi 1, dan tangan kiri anda bersiap melepas rem tangan yang aktif.
  3. Untuk mulai berjalan injak pedal gas sedikit demi sedikit sambil kurangi injakan pedal kopling. Turunkan rem tangan perlahan.
  4. Ketika sudah berjalan pastikan rem tangan sudah benar-benar tidak aktif.
Dengan menggunakan rem tangan ini membuat mobil tidak menyentak ketika mulai berjalan di tanjakan, hal itu disebabkan kaki kanan anda lebih dapat mengontrol pedal gas karena sudah stand-by dari awal di posisi pedal gas. Dan posisi mobil tidak mundur sedikit pun karena terbantu rem tangan.
Tips penting: Singkronkan antara tangan anda melepas rem tangan dengan kaki kiri melepas pedal kopling. Ingat di posisi injakan pedal kopling seberap dalam mobil dapat mulai berjalan(yang dijabarkan dicara pertama). Cara ini lebih mudah bagi pemula yang baru belajar mengemudikan mobil, karena jika hanya sedikit anda melepas rem tangan mobil tidak langsung mundur dan lebih kecil kemungkinan untuk panik karena posisi kaki kanan sudah berada di pedal gas sejak mobil belum berjalan.
Kekurangan menggunakan rem tangan adalah anda harus memastikan rem tangan anda benar-benar pakem, karena rem tangan hanya mengandalkan kedua roda belakang jadi tidak sepakem rem kaki yang mengandalkan rem pada keempat roda. Terkadang pada kondisi tanjakan extrim dan muatan penuh, rem tangan mobil tidak mampu untuk benar-benar menjaga mobil untuk dalam posisi diam.

Kesimpulan:
Teknik manapun yang anda pilih, anda harus rutin berlatih. Berlatih setiap hari dalam seminggu pun belum tentu langsung dapat mahir karena pada praktiknya belajar mengemudi mobil manual di tanjakan bukan hanya hafalan teori yang dapat dihafal dalam waktu singkat. Anda perlu memainkan feelinganda dalam teknik melepas kopling dan menambah injakan pedal gas, hal tersebut adalah pikiran yang sudah tertanam dalam bawah sadar bukan sekedar ingatan teori yang dapat lupa.
Untuk itu anda perlu terus berlatih mobil di tanjakan dalam jangka waktu yang cukup dan itu tidak akan terlupakan jika anda praktekkan terus-menerus. Jika anda sudah sedikit mahir, bawa saja mobil baru anda untuk beraktifitas agar anda semakin sering belajar menghadapi tanjakan dan itu akan semakin memperlancar kemampuan anda. Yang terakhir untuk pemula dalam belajar mengemudikan mobil sebisa mungkin tidak berganti-ganti mobil karena setelan kopling dan ketinggian rem tangan masing-masing mobil berbeda, padahal feeling anda untuk menyesuaikan belum terasah. Jadi sebisa mungkin jangan ganti mobil ketika anda masih belajar.

Saturday, October 3, 2015

Kondisi Fisik Saat Latihan Mengemudi

Salam kenal, saya dengan tyo mau share pengalaman selama mengajar latihan mengemudi. selama ini orang yang mau belajar di tempat kursus kami selalu menyepelekan kondisi fisik mereka jika ingin latihan. pengalaman ini saya share karena dalam belajar mengemudi di butuhkan kondisi fisik yg prima. hal-hal yang kawan-kawan harus perhatikan sebelum latihan mengemudi yaitu :

1. sehat, dalam artian tidak dalam kondisi meminum obat atau pengaruh obat-obatan
2. kondisi perut jangan sampai kosong atau jangan lupa membawa air pada saat latihan
3. jangan kurang tidur, karena penglihatan dan otak yang prima sangat di harapkan

www.kursusmengemudicimahi.blogspot.co.id


4. di sarankan tidak latihan pada saat malam hari (apalagi pada pertemuan pertama)
5. tidak dalam masalah yg berat, buru-buru, banyak yg di pikirkan dan tertekan

kesuksesan anda dalam latihan merupakan perhatian kami, biaya yang anda keluarkan tidaklah murah. Maka saran kami semakin anda segar sehat jasmani dan rohani semakin cepat anda lancar mengemudi.


terima kasih,
salam hangat dari kami

'Anda BUTUH KURSUS MENGEMUDI Yang HANDAL dan PROFESIONAL?

Untuk info dan pendaftaran dapat menghubungi :
No. HP 08

'Anda TIDAK PUAS Beritahu KAMI, Anda PUAS Beritahu yang lain'



Sunday, September 13, 2015

Cara Mudah Belajar Mengemudi Mobil Manual

Kendaraan roda empat saat ini sudah banyak sekali beredar dengan berbagai merk mulai dari mobil listrik, matahari, tenaga bensin yang identik dengan mobil yang irit BBM, dsbnya. Semakin banyaknya mobil beredar, asumsi masyarakat untuk bisa mengendarai kendaraan mobil dengan baik dan benar semakin besar. Berikut merupakan cara mudah bagaimana belajar mengemudi mobil manual dengan baik dan benar.
Hal pertama yaitu memahami terlebih dahulu sistem transmisinya. Transmisi mobil manual cukup rumit jika dibayangkan, namun akan lebih mudah jika dipraktekkan secara langsung. Berikut merupakan salah satu gambar transmisi mobil manual :





1.  Cara Pindah Transmisi atau Gigi

Diambil contoh saja seperti transmisi diatas yang berjumlah 5 tahap kecepatan atau 5 transmisi maju dan 1 transmisi mundur. Cara memindahkan porseneling atau gigi mobil memiliki dua arah yaitu vertikal dan horizontal. Arah Horizontal adalah untuk memilih posisi gigi mana yang akan di gunakan sebelum berikutnya mengarahkan ke arah vertikal baik ke depan maupun ke belakang. 
Biasanya jika mobil masih baru posisi standby tuas gigi ini akan tepat berada di tengah antara angka 3 dan angka 4, sehingga untuk memasukkan gigi 3 dan 4 dari posisi netral hanya cukup menginjak kompling dan sedikit mendorong ke depat jika ingin masuk ke gigi 3 dan menarik kebelakang jika ingin masuk gigi 4. Kemudian perlahan menaikkan kopling agar mobil tidak berkejut.
Untuk memindahkan ke gigi 1 atau 2 maka hanya butuh mendorong sedikit tuas secara horizontal ke arah kiri kemudian langsung mendorongnya ke arah vertikal bawah atau atas sesuai gigi atau kecepatan yang anda inginkan. Bagitu juga jika ingin memindahkan ke kecepatan yang ke 5 atau mundur. Dorong secara horizontal ke kanan lalu gerakkan langsung vertikal ke atas atau ke bawah.

2.  Cara Menginjak Pedal Kopling, Rem dan Gas

Setelah paham dan mengerti bagaimana cara memindahkan transmisi atau gigi maka langkah berikutnya adalah memahami pedal yang ada dalam sebuah mobil manual. Ada tiga buah pedal yang tersedia di dalam mobil manual. Pedal sebelah kiri adalah kopling, sebelah kanan adalah gas dan diantara gas dan kopling adalah rem. 

Bagian ini sebenarnya lebih mudah daripada cara memindahkan porseneling atau gigi, namun memiliki resiko yang cukup besar karena biasanya pemula cenderung gugup sehingga terlalu kuat menginjak pedal-pedal tersebut dan terlalu panik sehingga bingung membedakan rem, gas dan kopilng. Namun hal ini tidak perlu ditakuti, kendalikan rasa takut anda dengan banyak berlatih menginjak pedal pada saat posisi mobil tidak menyala, bayangkan jika mobil tersebut berjalan lalu ilustrasikan gerakan anda saat gas, rem dan kopling untuk pindah gigi. Cara ini cukup efektif sebagai langkah awal anda sebelum mulai mengemudi, ibarat sebelum berolahraga anda harus meregangkan otot agar tidak kram. Hal ini dilakukan supaya anda tidak mudah panik dan terkejut saat mengemudi di jalanan.
Kembali ke pedal-pedal ini, untuk mengkombinasikan pedal ini supaya dapat dioperasikan dengan baik memang dibutuhkan gerakan yang saling bersinergis. Contohnya saat anda ingin mengganti gigi, secara spontan anda harus mengurangi kecepatan dengan menurunkan gas atau melepaskan gas, menginjak dalam-dalam kopling untuk kemudian memasukkan gigi lalu melepaskannya kembali.
Jika dirasa mobil terlalu cepat maka sebaiknya anda melakukan pengereman, secara otomatis kaki anda harus bergeser meninggalkan gas dan menginjak rem, biarkan kaki kiri dan biarkan koplingnya, untuk pemula sebaiknya lupakan hal-hal yang ribet. Cukup injak rem saja jika ingin membuat mobil lebih lambat atau pelan-pelan. Begitulah cara mengendalikan mobil. Yang jelas, mempraktekannya akan lebih mudah ketimbang teorinya.

3. Cara Memegang Kemudi yang benar

Memegang kemudi yang benar dengan menggunakan dua tangan yang berada di sisi kanan dan kiri stir atau kemudi mobil. Karena dengan posisi tersebut anda dapat dengan mudah mengontrol gerakan-gerakan yang terjadi secara tiba-tiba apabila mobil anda mengenai lubang, sehingga dengan dua tangan anda dapat menstabilkan dengan mudah. Jika anda pernah melihat pengemudi yang menggunakan cara satu tangan saat menyetir sebaiknya disiplinkan diri anda agar tidak meniru hal tersebut.

Dengan meletakkan kedua tangan anda diposisi yang tepat disamping kanan dan kiri kemudi maka dengan mudah anda juga dapat menraik tuas untuk lampu sein/sign kanan dan kiri, serta melakukan lampu dim atau menghidupkan lampu mobil anda.
Demikianlah cara singkat bagaimana mengemudikan mobil manual dengan mudah dan sederhana. Untuk cara mudah belajar mengemudi mobil matic akan dibahas dalam posting berikutnya.


'Anda BUTUH KURSUS MENGEMUDI dengan Pelatih Yang HANDAL dan PROFESIONAL?

Cara Belajar Mengemudi Mobil


Belajar nyetir mobil memang gampang-gampang susah apa lagi bagi orang yang belum pernah mengendarai motor pasti akan sangat sulit hehehe, tetapi jarang ya orang yang tidak pernah mengendarai motor sekarang :-). Oke untuk pertama kali kita akan luruskan mitos penting tentang
cara belajar mengemudi atau nyetir mobil yang benar:
 

Mitos
Mitos pertama bahwa menyetir mobil lebih mudah dari menyetir motor karena memiliki roda 4 tidak mungkin jatuh? hal ini adalah mitos yang salah karena mobil memiliki body yang lebih besar dari motor dan dalam pengendaliannya juga lebih kompleks misalnya setir, gas, kopling, rem tangan, lampu, wiper, dan lain-lain. Pengendalian mobil lebih sulit dari motor terutama untuk haluan saat menyalip mobil lain atau memposisikan mobil pada sisi jalan saat kecepatan tertentu (ini membutuhkan filling yang tepat)
Kedua bahwa untuk tahapan belajar mengemudi mobil lebih baik menggunakan mobil transmisi manual dulu dengan harapan akan lebih mudah saat belajar menyetir mobil matic kemudian. Hal ini juga perlu diluruskan, sebaiknya jika penggemar otomotif ingin mengajari orang yang belum pernah mengendarai mobil gunakanlah mobil matic dulu. karena mobil matic lebih mudah untuk dikendarai, belajarlah dari yang mudah dulu baru ke yang lebih sulit (ini akan meringankan beban otak saat harus belajar mobil), sebagai ibarat belajar nyetir pada mobil biasa dulu sebelum belajar nyetir mobil off road (bisa nyemplung sungai kalau tiba-tiba belajar offroad). Oke kita akan masuk pada praktek mengemudi:
 

Permulaan

* Kenali fungsi-fungsi utama dalam menggerakkan mobil, hal ini bisa berbeda pada tiap-tiap mobil akan tetapi sebagian besar memiliki kesamaan seperti letak gas, rem tangan, kopling, sabuk pengaman, klakson, pedal dan lain-lain. Selain pecinta otomotif tahu letak alat-alat pengendali tersebut, pecinta otomotif juga harus tahu cara mengoperasikan pedal, gas, rem, kopling dan lain-lain tadi bagaimana cara menggunakannya. Intinya kenali alat-alat penggerak dalam mobil anda.
* Sebelum belajar pastikan mobil dalam kondisi yang prima misalnya pada gas, rem, ban, klakson dan lain-lain. Hal ini nantinya akan mendukung keselamatan anda saat belajar misalnya dari rem blong, ban meletus atau yang lain.

* Belajarlah di tempat yang sepi dulu dan cari yang datar, sangat direkomandikan di lapangan, jika sudah merasa bisa baru ke jalan yang sepi, jika sudah mahir baru ke jalan raya (ini hukumnya wajib).
* Belajar mengendalikan mobil dalam track lurus, belajarlah cara mengendalikan mobil lurus dahulu (jangan sampai nyerong/ belok), jika sudah mahir lurus belajarlah cara berbelok mulai yang mudah sampai rumit, jika sudah terbiasa berbelok dengan nyaman Belajarlah mengendarai mobil pada tanjakan atau turunan (hal ini penting) saat pecinta otomotif tidak menguasai medan tanjakan maka akan sangat berbahaya jika turun ke jalan aspal.
* Saat mobil sudah di jalan jangan mudah panik, selalu konsentrasi pada kondisi jalan (jangan terpecah).
* Sebelum mengendarai mobil pastikan kondisi fisik dan psikis anda dalam keadaan baik: tidak lelah, tidak mengantuk, tidak sakit, tidak nervous dan lain-lain.
 

Menyetir Mobil Manual
A.  Bagian-bagian mobil yang harus dikenali:


* Pedal Kopling : terletak di bawah pedal kaki paling kiri
* Pedal Rem : terletak pada pedal tengah
* Pedal Gas: terletak pada pedal paling kanan
* Rem Tangan (Parking Brake) : terletak di sebelah kiri kursi pengemudi, terletak diantara kursi pengemudi dan penumpang depan
* Gigi atau persneling: terletak di depan rem tangan
* Gigi netral: adalah tuas transmisi berada di tengah-tengah (mobil tidak akan berjalan meskipun pedal gas di injak)
* Gigi satu: dari posisi netral dorong tuas persneling ke posisi gigi paling kiri lalu dorong ke depan
* Gigi dua: dari posisi netral dorong tuas transmisi ke kiri lalu tarik ke belakang, jika dari posisi gigi satu tarik ke belakang
* Gigi tiga: dari posisi gigi netral dorong ke atas
* Gigi empat: dari gigi netral tarik ke bawah (posisinya berlawanan dengan gigi 3)
* Gigi lima: dari posisi netral dorong kanan kemudian dorong lagi ke depan




* Gigi enam / mundur (R) : dari netral dorong ke kanan kemudian tarik ke belakang
Posisi kaki kiri selalu berada di kopling, sedangkan kaki kanan berada di gas dan rem, jika ingin memindahkan gigi injak pedal kopling kemudian tarik tuas persneling ke tengah, tahan 1 detik di posisi normal kemudian arahkan gigi ke posisi yang diinginkan.


B. Cara mengemudi mobil manual :
* Posisikan tubuh pada tempat duduk senyaman mungkin
* Aktifkan rem tangan
* Posisi tangan kanan berada pada lingkar kemudi jam 3 dan tangan kiri pada posisi jam 9
* Nyalakan mesin dengan memutar kunci kontak searah jarum jam (ke kanan) lalu tahan sebentar 1-2 detik
* Tekan pedal kopling menggunakan kaki kiri (tekan yang dalam)
* Masukkan ke gigi satu
* Kaki kanan siap-siap di pedal gas
* Lepaskan atau realeasekan rem tangan
* Lepaskan pedal kopling pelan-pelan, setelah 3/4 tekan pedal gas dengan pelan dan rasakan tarikan mesin yang pelan, usahakan jiwa anda menyatu dengan mobil :-)
* Konsentrasi pada kondisi jalan, pandangan ke jalan tidak melihat kaki atau tangan
* Jalankan mobil :)