Pages

Showing posts with label kursus mengemudi mobil JOGJA. Show all posts
Showing posts with label kursus mengemudi mobil JOGJA. Show all posts

Saturday, October 3, 2015

Kondisi Fisik Saat Latihan Mengemudi

Salam kenal, saya dengan tyo mau share pengalaman selama mengajar latihan mengemudi. selama ini orang yang mau belajar di tempat kursus kami selalu menyepelekan kondisi fisik mereka jika ingin latihan. pengalaman ini saya share karena dalam belajar mengemudi di butuhkan kondisi fisik yg prima. hal-hal yang kawan-kawan harus perhatikan sebelum latihan mengemudi yaitu :

1. sehat, dalam artian tidak dalam kondisi meminum obat atau pengaruh obat-obatan
2. kondisi perut jangan sampai kosong atau jangan lupa membawa air pada saat latihan
3. jangan kurang tidur, karena penglihatan dan otak yang prima sangat di harapkan

www.kursusmengemudicimahi.blogspot.co.id


4. di sarankan tidak latihan pada saat malam hari (apalagi pada pertemuan pertama)
5. tidak dalam masalah yg berat, buru-buru, banyak yg di pikirkan dan tertekan

kesuksesan anda dalam latihan merupakan perhatian kami, biaya yang anda keluarkan tidaklah murah. Maka saran kami semakin anda segar sehat jasmani dan rohani semakin cepat anda lancar mengemudi.


terima kasih,
salam hangat dari kami

'Anda BUTUH KURSUS MENGEMUDI Yang HANDAL dan PROFESIONAL?

Untuk info dan pendaftaran dapat menghubungi :
No. HP 08

'Anda TIDAK PUAS Beritahu KAMI, Anda PUAS Beritahu yang lain'



Sunday, September 13, 2015

Cara Mudah Belajar Mengemudi Mobil Manual

Kendaraan roda empat saat ini sudah banyak sekali beredar dengan berbagai merk mulai dari mobil listrik, matahari, tenaga bensin yang identik dengan mobil yang irit BBM, dsbnya. Semakin banyaknya mobil beredar, asumsi masyarakat untuk bisa mengendarai kendaraan mobil dengan baik dan benar semakin besar. Berikut merupakan cara mudah bagaimana belajar mengemudi mobil manual dengan baik dan benar.
Hal pertama yaitu memahami terlebih dahulu sistem transmisinya. Transmisi mobil manual cukup rumit jika dibayangkan, namun akan lebih mudah jika dipraktekkan secara langsung. Berikut merupakan salah satu gambar transmisi mobil manual :





1.  Cara Pindah Transmisi atau Gigi

Diambil contoh saja seperti transmisi diatas yang berjumlah 5 tahap kecepatan atau 5 transmisi maju dan 1 transmisi mundur. Cara memindahkan porseneling atau gigi mobil memiliki dua arah yaitu vertikal dan horizontal. Arah Horizontal adalah untuk memilih posisi gigi mana yang akan di gunakan sebelum berikutnya mengarahkan ke arah vertikal baik ke depan maupun ke belakang. 
Biasanya jika mobil masih baru posisi standby tuas gigi ini akan tepat berada di tengah antara angka 3 dan angka 4, sehingga untuk memasukkan gigi 3 dan 4 dari posisi netral hanya cukup menginjak kompling dan sedikit mendorong ke depat jika ingin masuk ke gigi 3 dan menarik kebelakang jika ingin masuk gigi 4. Kemudian perlahan menaikkan kopling agar mobil tidak berkejut.
Untuk memindahkan ke gigi 1 atau 2 maka hanya butuh mendorong sedikit tuas secara horizontal ke arah kiri kemudian langsung mendorongnya ke arah vertikal bawah atau atas sesuai gigi atau kecepatan yang anda inginkan. Bagitu juga jika ingin memindahkan ke kecepatan yang ke 5 atau mundur. Dorong secara horizontal ke kanan lalu gerakkan langsung vertikal ke atas atau ke bawah.

2.  Cara Menginjak Pedal Kopling, Rem dan Gas

Setelah paham dan mengerti bagaimana cara memindahkan transmisi atau gigi maka langkah berikutnya adalah memahami pedal yang ada dalam sebuah mobil manual. Ada tiga buah pedal yang tersedia di dalam mobil manual. Pedal sebelah kiri adalah kopling, sebelah kanan adalah gas dan diantara gas dan kopling adalah rem. 

Bagian ini sebenarnya lebih mudah daripada cara memindahkan porseneling atau gigi, namun memiliki resiko yang cukup besar karena biasanya pemula cenderung gugup sehingga terlalu kuat menginjak pedal-pedal tersebut dan terlalu panik sehingga bingung membedakan rem, gas dan kopilng. Namun hal ini tidak perlu ditakuti, kendalikan rasa takut anda dengan banyak berlatih menginjak pedal pada saat posisi mobil tidak menyala, bayangkan jika mobil tersebut berjalan lalu ilustrasikan gerakan anda saat gas, rem dan kopling untuk pindah gigi. Cara ini cukup efektif sebagai langkah awal anda sebelum mulai mengemudi, ibarat sebelum berolahraga anda harus meregangkan otot agar tidak kram. Hal ini dilakukan supaya anda tidak mudah panik dan terkejut saat mengemudi di jalanan.
Kembali ke pedal-pedal ini, untuk mengkombinasikan pedal ini supaya dapat dioperasikan dengan baik memang dibutuhkan gerakan yang saling bersinergis. Contohnya saat anda ingin mengganti gigi, secara spontan anda harus mengurangi kecepatan dengan menurunkan gas atau melepaskan gas, menginjak dalam-dalam kopling untuk kemudian memasukkan gigi lalu melepaskannya kembali.
Jika dirasa mobil terlalu cepat maka sebaiknya anda melakukan pengereman, secara otomatis kaki anda harus bergeser meninggalkan gas dan menginjak rem, biarkan kaki kiri dan biarkan koplingnya, untuk pemula sebaiknya lupakan hal-hal yang ribet. Cukup injak rem saja jika ingin membuat mobil lebih lambat atau pelan-pelan. Begitulah cara mengendalikan mobil. Yang jelas, mempraktekannya akan lebih mudah ketimbang teorinya.

3. Cara Memegang Kemudi yang benar

Memegang kemudi yang benar dengan menggunakan dua tangan yang berada di sisi kanan dan kiri stir atau kemudi mobil. Karena dengan posisi tersebut anda dapat dengan mudah mengontrol gerakan-gerakan yang terjadi secara tiba-tiba apabila mobil anda mengenai lubang, sehingga dengan dua tangan anda dapat menstabilkan dengan mudah. Jika anda pernah melihat pengemudi yang menggunakan cara satu tangan saat menyetir sebaiknya disiplinkan diri anda agar tidak meniru hal tersebut.

Dengan meletakkan kedua tangan anda diposisi yang tepat disamping kanan dan kiri kemudi maka dengan mudah anda juga dapat menraik tuas untuk lampu sein/sign kanan dan kiri, serta melakukan lampu dim atau menghidupkan lampu mobil anda.
Demikianlah cara singkat bagaimana mengemudikan mobil manual dengan mudah dan sederhana. Untuk cara mudah belajar mengemudi mobil matic akan dibahas dalam posting berikutnya.


'Anda BUTUH KURSUS MENGEMUDI dengan Pelatih Yang HANDAL dan PROFESIONAL?

Tuesday, September 9, 2014

Cara Menggunakan Transmisi Matic

Kehadiran mobil dengan transmisi automatic menjadi berkah bagi mereka yang tinggal di kota-kota besar dengan tingkat kemacetan yang tinggi, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Tak hanya terbatas pada jalanan yang macet, mobil matic juga hadir untuk memanjakan kaki dan pikiran para pengemudinya dari beberapa konsep dalam mengendarai mobil manual, seperti: menginjak kopling, setengah kopling, menyelaraskan kopling dengan gas, dan sebagainya.

Transmisi 4AT pada Toyota Rush

Oleh karena itulah,  mobil dengan transmisi matic tak hanya digandrungi kaum Hawa tapi juga kaum Adam. Semboyan “Gentlemen Use 3 Pedal” tak berlaku bagi warga yang tinggal di wilayah macet. Bahkan, mobil matic sudah menjadi trend dikalangan anak muda.

Berikut ini, merupakan informasi dasar bagi para pembaca untuk dapat mengenali dan memahami transmisi matic. Sehingga bagi mereka yang sudah mengenal transmisi manual bisa cepat beradaptasi dan bagi pemula yang baru ingin belajar mengemudi mobil matic, tulisan ini bisa dijadikan panduan. Dari beberapa tipe transmisi automatic, tulisan ini hanya akan mengulas tipe Automatic Transmision (AT) dengan 4 percepatan (4AT) atau model konvensional.

1.    Pertama kita harus memahami dulu moda pengoperasian transmisi standar 4AT, seperti: P, R, N, D, D-3/ 3 (OD), 2, L.

2.    Park (P)
Posisi ini merupakan posisi wajib yang harus dipakai ketika mobil dalam keadaan parkir. Pada posisi ini, mobil tidak akan bisa digerakkan ke depan maupun ke belakang. Pada posisi ini pula kunci mobil baru bisa dicabut. Pastikan mobil benar-benar berhenti sebelum memindah tuas ke posisi (P) untuk menghindari kerusakan.

3.    Reverse (R)
Posisi ini sama dengan mobil manual, yakni dipakai bila kita ingin menggerakan mobil mundur. Injak pedal rem dan pindahkan tuas ke posisi (R) dan lepaskan rem secara perlahan, maka mobil secara otomatis akan bergerak mundur. Pastikan juga mobil benar-benar berhenti sebelum memindah tuas ke posisi (R) untuk menghindari kerusakan.

4.    Neutral (N)
Bila tuas berada pada posisi (N), maka mobil tidak akan bergerak. Hal ini sama dengan posisi (N) di mobil manual. Posisi ini digunakan bila mobil berhenti sejenak, seperti di lampu merah, ataupun macet dalam waktu yang agak lama. Memindahkan tuas ke posisi (N) bisa menghemat kampas rem dan kampas kopling. Posisi ini juga bisa dipakai saat parkir pararel agar mobil bisa didorong maju dan mundur. Pastikan mobil benar-benar berhenti sebelum memindah tuas ke posisi (N) untuk menghindari kerusakan.

5.    Drive (D)
Posisi D dipakai untuk menjalankan mobil ke depan dengan kondisi jalan datar. Kecepatan bisa didapat dengan mengatur tekanan kaki kita pada pedal gas. Akan terasa perpindahan gigi secara otomatis. Cepat lambatnya laju kendaraan tergantung pengaturan gas kita. Pada posisi ini kita bisa memacu kecepatan mobil sampai titik maksimal. Mesti diingat bahwa setelah memindah tuas pada posisi (D) jangan langsung tancap gas, tapi biarkan mobil melaju perlahan dengan sendirinya. Setelah itu baru tambahkan gas dengan perlahan. Agar transmisi kita bisa berumur panjang.

6.    D-3 atau 3 atau Over Drive (OD)
Posisi ini dipakai untuk membatasi kecepatan mobil, maksimal pada tingkat 3 (gear 3rd). Sehingga meskipun gas ditekan penuh tidak akan melebihi percepatan di gear 3rd. Posisi ini cocok untuk kontur jalan yang banyak tanjakan dan turunan dan tidak terlalu tinggi, seperti kontur jalan di tol Cipularang (Jakarta-Bandung). Bila tuas di posisi D-3 juga bisa dipakai untuk menyalip (overtaking), namun setelah itu mesti dikembalikan ke posisi semula.

7.    D-2 atau 2
Tuas diposisi D-2 atau 2 dipakai untuk menghadapi jalanan yang menanjak, tapi tidak terlalu curam. D-2 ini sama dengan fungsi “gigi 2” di mobil manual. Posisi ini membuat mobil memiliki tenaga lebih besar untuk menghadapi tanjakan. Posisi ini juga dipakai untuk menghadapi jalanan yang menurun dan panjang, karena berfungsi sebagai engine brake.

8.    Low (L)
Sama seperti D-2, posisi (L) juga dipakai untuk menghadapi jalanan yang menanjak, tapi terjal. Jadi bila kita menemui tanjakan yang terjal tuas harus digeser ke posisi (L). Posisi ini sama dengan “gigi 1” dimobil manual. Bagi para pengendara mobil manual pasti lebih mudah membayangkannya. Posisi (L) juga dipakai untuk menghadapi turunan yang sangat curam, karena berfungsi juga sebagai engine break.

9.    Tombol Shift Lock
Tombol ini fungsinya adalah untuk memindahkan tuas ke posisi (N) sewaktu kunci dicabut. Hal ini dilakukan agar mobil dapat didorong maju dan mundur. Karena itulah Shift lock dipakai ketika kita sedang memarkirkan mobil secara pararel. Geser tuas keposisi (P), kemudian matikan mesin dan cabut kontak (kontak hanya bisa dicabut ketika tuas ada diposisi (P). Namun, pada posisi tersebut mobil tidak bisa digerakkan maju dan mundur. Sedangkan bila tuas diposisikan ke (N) maka kunci tidak bisa dicabut. Di sinilah tombol shift lock ambil bagian. Caranya, tekan tombol shift lock dan tahan, kemudian geser tuas dari posisi (P) menuju (N), jika sudah, silahkan lepas tombol shift lock anda. Pastikan rem tangan (hand brake) tidak aktif. Sekarang mobil anda sudah bisa didorong maju dan mundur (Cara ini berbeda untuk tiap mobil, jadida juga yang menggunkan kunci dan tombol pada tuas. Jadi anda juga bisa melihat buku panduannya).

Demikianlah, gambaran singkat mengenai penggunaan transmisi automatic. Untuk lebih jelasnya, kita bisa belajar dari buku panduan. Karena, sebagaimana sudah dijelaskan di atas, simbol atau moda transmisi matic ini berbeda-beda pada setiap mobil. Meskipun begitu prinsip penggunaannya adalah sama. Selamat Berkendara dan jangan Lupa Patuhilah Rambu-Rambu Lalu-Lintas.