Pages

Showing posts with label kursus mengemudi SLEMAN YOGYAKARTA. Show all posts
Showing posts with label kursus mengemudi SLEMAN YOGYAKARTA. Show all posts

Saturday, October 3, 2015

Tips Jarak Berhenti Untuk Latihan Mengemudi


www.kursusmengemudicimahi.blogspot.co.id


Mau share sedikit nih, perihal melakukan pengereman dan bagaimana mengukur seberapa jauh posisi kendaraan anda dengan kendaraan yg berada di depan anda :
1. hal pertama yang harus anda perhatikan untuk melakukan pengereman jarak berhenti pertama ialah perhatikan roda belakang mobil yang ada di depan kita. Jika ban mobil yang berada d depan kita sudah tidak terlihat dari posisi duduk kita alias terhalang dengan dashboard mobil, maka itu jarak berhenti pertama. Jarak real sebenarnya kurang lebih masih satu meteran.
2. jarak berhenti terakhir atau kedua ialah jika posisi bumper/plat mobil kendaraan yang ada di depan kita sudah tidak terlihat dari posisi duduk kita karena terhalang dashboard mobil. Memang jarak real kurang lebih masih setengah meter kurang.
3. mohon dibedakan untuk yang berada di belakang kendaraan umum, truk, atau pick up. Lebih baik menggunakan patokan berhenti tahap pertama.

kondisi di atas memang tidak terlalu rapat dengan kendaraan yang di depan kita. Karena sekali lagi ini untuk jarak aman. Jika anda sudah sangat lihai maka itu keputusan anda sendiri.

Jadilah pelopor dalam keselamatan berkendara.
terima kasih,
salam hangat dari kami.

Saturday, October 4, 2014

Kurangi macet, Pemkot Tangsel resmikan bus P 21 Ciputat-Blok M

Merdeka.com - Direktur Jenderal Hubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso bersama Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany dan Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa meresmikan pengoperasian 10 unit Bus P 21 dengan jurusan Ciputat-Blok M, Rabu (1/10).

Direktur Jenderal Hubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso mengatakan pengoperasian 10 unit bus ini guna mengurangi minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan pribadi.

"Kita berharap dengan adanya P 21 ini, banyak masyarakat mengurangi menggunakan kendaraan pribadi, kita lebih senang lagi ketika ada 'park n ride' yang disediakan untuk sarana parkir dan lainnya," ungkapnya selepas peresmian bus P 21 Ciputat-Blok M.

Menurut dia, dalam waktu dekat, guna memperlancar transportasi umum baru ini, akan ada penambahan armada bus lagi. Sampai akhir tahun diharapkan dapat bertambah hingga 70 bus.

"Kondisi P 21 berbeda dengan APTB. Suasana dalam busnya pun berbeda, di bus ini dilengkapi CCTV dan sensor, sehingga perbuatan atau tingkah laku sopir bus dapat terkontrol dari pusat, ini yang membuat perbedaan, dan seharusnya masyarakat bisa beralih menggunakan bus ini untuk aktifitas kewilayah Blok M dan sekitarnya," terangnya.

Menurutnya, P 21 ini beroperasi hingga pukul 22.00 WIB, dengan tarif Rp 7.000, dan free jika berganti dengan busway. "Ingin pindah menggunakan busway, tidak perlu bayar atau nambah lagi, semua free, dengan Rp 7.000 saja," katanya.

Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa menjelaskan, didalam bus berkapasitas 32 kursi penumpang ini, dilengkapi fasilitas GPS dan kamera pengintai atau CCTV. "Di dalam bus ada dua kamera pengintai. Yang terhubung langsung dengan ruang monitor di kantor PPD," ujarnya.

Menurut dia, jarak antara armada kejauhan atau sangat berdekatan, akan diperingati dari ruang kontrol. "Idealnya itu jaraknya tiap 15 menit per armada. Jadi penumpang tidak akan menunggu lama," ucapnya.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, pihaknya atas nama masyarakat Tangsel menyambut baik kegiatan peresmian bus P 21. "Kehadiran bus ini menjadi alternatif moda transportasi yang dibutuhkan masyarakat Tangsel," ujarnya.

Reporter : Mitra Ramadhan | Rabu, 1 Oktober 2014 16:54
Sumber: merdeka.com

Saturday, September 20, 2014

Mobil Murah di Ajang IIMS 2014

www.tempo.co/ Dian Triyuli Andoko 
Bagi anda yang ingin memiliki mobil baru namun kondisi kantong terbatas, kini tak perlu kuatir. Datang saja ke Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014 yang digelar di arena JiExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat (18 - 28 September).

Beberapa pabrikan, seperti Nissan, Suzuki, dan Daihatsu menyediakan mobil-mobil Low Cost Green Car (LCGC) yang dibanderol di bawah Rp.100 juta. Seperti Datsun Go dan Panca yang menghentak pasar otomotif Indonesia dengan mobil murahnya. Datsun yang dibangkitkan kembali oleh Nissan menawarkan harga mulai dari Rp.82,25 juta sampai Rp.99,9 juta.

Selanjutnya, Karimun Wagon dengan varian GA dan GL berturut-turut ditawarkan dengan harga Rp.83,2 juta dan Rp.96,5 juta. Sedangkan Daihatsu, masih dengan Ayla-nya, yakni tipe D M/T (Rp 77,750 juta), D M/T Plus (Rp 87,15 juta), M M/T (Rp 92,2 juta), dan X M/T (Rp 99,2 juta).

Kesempatan ini tentu tidak datang dua kali, pasalnya beberapa pabrikan sudah mengajukan untuk menaikan harga LCGC-nya akibat biaya produksi yang terus membengkak. Seperti Astra Daihatsu Motor yang telah mengantongi izin kenaikan harga Ayla berkisar Rp 5-7 juta dan akan berlaku pada 1 Oktober 2014.  

Meskipun banyak pabrikan menawarkan harga mobil murah, ada baiknya pembeli teliti dan bijak sebelum membeli. Pastikan mobil yang akan kita beli memiliki pelayanan purna jual yang bagus. Jangan lupa perhatikan kelebihan dan kekurangan merk mobil yang akan kita beli. Sehingga jangan ragu untuk bertanya dan mencari info dari berbagai sumber.

Jadi apakah anda sudah siap untuk memiliki mobil baru dengan harga yang terjangkau?

Tuesday, September 9, 2014

Cara Menggunakan Transmisi Matic

Kehadiran mobil dengan transmisi automatic menjadi berkah bagi mereka yang tinggal di kota-kota besar dengan tingkat kemacetan yang tinggi, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Tak hanya terbatas pada jalanan yang macet, mobil matic juga hadir untuk memanjakan kaki dan pikiran para pengemudinya dari beberapa konsep dalam mengendarai mobil manual, seperti: menginjak kopling, setengah kopling, menyelaraskan kopling dengan gas, dan sebagainya.

Transmisi 4AT pada Toyota Rush

Oleh karena itulah,  mobil dengan transmisi matic tak hanya digandrungi kaum Hawa tapi juga kaum Adam. Semboyan “Gentlemen Use 3 Pedal” tak berlaku bagi warga yang tinggal di wilayah macet. Bahkan, mobil matic sudah menjadi trend dikalangan anak muda.

Berikut ini, merupakan informasi dasar bagi para pembaca untuk dapat mengenali dan memahami transmisi matic. Sehingga bagi mereka yang sudah mengenal transmisi manual bisa cepat beradaptasi dan bagi pemula yang baru ingin belajar mengemudi mobil matic, tulisan ini bisa dijadikan panduan. Dari beberapa tipe transmisi automatic, tulisan ini hanya akan mengulas tipe Automatic Transmision (AT) dengan 4 percepatan (4AT) atau model konvensional.

1.    Pertama kita harus memahami dulu moda pengoperasian transmisi standar 4AT, seperti: P, R, N, D, D-3/ 3 (OD), 2, L.

2.    Park (P)
Posisi ini merupakan posisi wajib yang harus dipakai ketika mobil dalam keadaan parkir. Pada posisi ini, mobil tidak akan bisa digerakkan ke depan maupun ke belakang. Pada posisi ini pula kunci mobil baru bisa dicabut. Pastikan mobil benar-benar berhenti sebelum memindah tuas ke posisi (P) untuk menghindari kerusakan.

3.    Reverse (R)
Posisi ini sama dengan mobil manual, yakni dipakai bila kita ingin menggerakan mobil mundur. Injak pedal rem dan pindahkan tuas ke posisi (R) dan lepaskan rem secara perlahan, maka mobil secara otomatis akan bergerak mundur. Pastikan juga mobil benar-benar berhenti sebelum memindah tuas ke posisi (R) untuk menghindari kerusakan.

4.    Neutral (N)
Bila tuas berada pada posisi (N), maka mobil tidak akan bergerak. Hal ini sama dengan posisi (N) di mobil manual. Posisi ini digunakan bila mobil berhenti sejenak, seperti di lampu merah, ataupun macet dalam waktu yang agak lama. Memindahkan tuas ke posisi (N) bisa menghemat kampas rem dan kampas kopling. Posisi ini juga bisa dipakai saat parkir pararel agar mobil bisa didorong maju dan mundur. Pastikan mobil benar-benar berhenti sebelum memindah tuas ke posisi (N) untuk menghindari kerusakan.

5.    Drive (D)
Posisi D dipakai untuk menjalankan mobil ke depan dengan kondisi jalan datar. Kecepatan bisa didapat dengan mengatur tekanan kaki kita pada pedal gas. Akan terasa perpindahan gigi secara otomatis. Cepat lambatnya laju kendaraan tergantung pengaturan gas kita. Pada posisi ini kita bisa memacu kecepatan mobil sampai titik maksimal. Mesti diingat bahwa setelah memindah tuas pada posisi (D) jangan langsung tancap gas, tapi biarkan mobil melaju perlahan dengan sendirinya. Setelah itu baru tambahkan gas dengan perlahan. Agar transmisi kita bisa berumur panjang.

6.    D-3 atau 3 atau Over Drive (OD)
Posisi ini dipakai untuk membatasi kecepatan mobil, maksimal pada tingkat 3 (gear 3rd). Sehingga meskipun gas ditekan penuh tidak akan melebihi percepatan di gear 3rd. Posisi ini cocok untuk kontur jalan yang banyak tanjakan dan turunan dan tidak terlalu tinggi, seperti kontur jalan di tol Cipularang (Jakarta-Bandung). Bila tuas di posisi D-3 juga bisa dipakai untuk menyalip (overtaking), namun setelah itu mesti dikembalikan ke posisi semula.

7.    D-2 atau 2
Tuas diposisi D-2 atau 2 dipakai untuk menghadapi jalanan yang menanjak, tapi tidak terlalu curam. D-2 ini sama dengan fungsi “gigi 2” di mobil manual. Posisi ini membuat mobil memiliki tenaga lebih besar untuk menghadapi tanjakan. Posisi ini juga dipakai untuk menghadapi jalanan yang menurun dan panjang, karena berfungsi sebagai engine brake.

8.    Low (L)
Sama seperti D-2, posisi (L) juga dipakai untuk menghadapi jalanan yang menanjak, tapi terjal. Jadi bila kita menemui tanjakan yang terjal tuas harus digeser ke posisi (L). Posisi ini sama dengan “gigi 1” dimobil manual. Bagi para pengendara mobil manual pasti lebih mudah membayangkannya. Posisi (L) juga dipakai untuk menghadapi turunan yang sangat curam, karena berfungsi juga sebagai engine break.

9.    Tombol Shift Lock
Tombol ini fungsinya adalah untuk memindahkan tuas ke posisi (N) sewaktu kunci dicabut. Hal ini dilakukan agar mobil dapat didorong maju dan mundur. Karena itulah Shift lock dipakai ketika kita sedang memarkirkan mobil secara pararel. Geser tuas keposisi (P), kemudian matikan mesin dan cabut kontak (kontak hanya bisa dicabut ketika tuas ada diposisi (P). Namun, pada posisi tersebut mobil tidak bisa digerakkan maju dan mundur. Sedangkan bila tuas diposisikan ke (N) maka kunci tidak bisa dicabut. Di sinilah tombol shift lock ambil bagian. Caranya, tekan tombol shift lock dan tahan, kemudian geser tuas dari posisi (P) menuju (N), jika sudah, silahkan lepas tombol shift lock anda. Pastikan rem tangan (hand brake) tidak aktif. Sekarang mobil anda sudah bisa didorong maju dan mundur (Cara ini berbeda untuk tiap mobil, jadida juga yang menggunkan kunci dan tombol pada tuas. Jadi anda juga bisa melihat buku panduannya).

Demikianlah, gambaran singkat mengenai penggunaan transmisi automatic. Untuk lebih jelasnya, kita bisa belajar dari buku panduan. Karena, sebagaimana sudah dijelaskan di atas, simbol atau moda transmisi matic ini berbeda-beda pada setiap mobil. Meskipun begitu prinsip penggunaannya adalah sama. Selamat Berkendara dan jangan Lupa Patuhilah Rambu-Rambu Lalu-Lintas.